FIFA BoardDirector - bola-dunia.com

FIFA Bersiap Keruk Keuntungan

Berita Piala Dunia – Di Afrika Selatan, saat mereka sedang berdebat tentang pentingkah Piala Dunia 2010 kemarin dihelat disana? Selain meninggalkan stadion yang jarang (bahkan tak pernah) digunakan lagi. Apakah investasi besar-besaran yang telah dikeluarkan demi mendanai Piala Dunia 2010 telah menemukan hasilnya? – selain terjalinnya hubungan cinta antara Shakira dan Gerard Pique. Slogan yang digunakan pada perhelatan empat tahunan di Afrika yang berbunyi “Celebrate Africa’s Hummanity” apakah benar-benar telah terpenuhi atau hanya menjadi pepesan kosong. Sekarang, tak ada yang peduli karena semua mata sudah melihat ke Brazil dengan slogan “All in one rhythm”FIFA BoardDirector - bola-dunia.com

Imej yang dibangun sudah sedemikian rupa, semua yang terkait dengan komersialisasi sudah resmi ditandatangani. Roda-roda mesin komersil telah menjalin kerja samanya dengan gurita raksasa bernama FIFA. Tak peduli apapun yang terjadi di Brazil atau apa yang ditinggalkan oleh mereka di Afrika Selatan empat tahunan yang lalu. Yang terpenting adalah semua tema yang berkaitan dengan sinar matahari yang terik, samba, dan sepak bola pantai telah dibuat.

Mesin media FIFA menghasilkan 3,5 triliun dolar dari turnamen empat tahunan di Afrika Selatan 2010, jumlah sebesar itu mendapat potongan pajak dan lain hal hingga tertinggal bersih 87% dari semua penghsilan yanbg didapat pada periode sebulan Piala Dunia berlangsung. Melampaui penghasilan yang didapatkan dari turnamen sebelumnya.

Kini di Brazil, dengan promosi yang dibuat oleh corong media FIFA dan digemborkan sebagai Piala Dunia terbaik. Dapatkah anda membayangkan Piala Dunia berlangsung di negaranya sepak bola – dengan lima gelar dunia – dan anda juga dapat bonus dalam perjalanan kesana : carnaval, samba, dan Rio! Dapatkah anda berharap piala dunia yang lebih baik daripada tahun 2014 di Brazil?

Magnet yang sempurna bagi supporter Eropa dan Amerika yang kaya raya, terutama Jerman dan negara Skandinavia yang sangat anti krisis. Mereka bisa berjumpa dengan hangatnya sinar matahari dan eloknya kulit coklat gadis Brazil, meninggalkan rumah mereka yang Cuma memiliki suhu sekitar 20 derajat celcius saat musim panas.

Tapi apakah rakyat Brazil merasakan kalau mereka juga turut berpesta Juli tahun depan?

Saya tak sependapat.

Brazil adalah negara yang perekenomiannya sedang berkembang, tak perlu diragukan lagi, mereka juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi daripada Indonesia. Brazil bersama India adalah negara yang diprediksi akan menjadi kekuatan ekonomi baru di masa depan. Faktanya adalah perkembangan ekonomi sedemikian besar hanya dinikmati oleh kelas elit saja.

Menteri Olahraga Brazil, Aldo Ribeiro mengatakan bahwa,”tiket piala dunia terlalu mahal, harganya berada diatas rata-rata penghasilan warga kami yang miskin.”

FIFA memang menjanjikan akan memberi jatah tiket  gratis bagi masyarakat kota tempat berlangsungnya pertandingan. Tapi jumlah sebesar itu pasti tak cukup untuk memenuhi harapan rakyat Brazil dalam menonton pertandingan Piala Dunia 2014. Bayangkan, satu kota tuan rumah Piala Dunia memiliki lebih dari 250 ribu jiwa.

Fifa datang ke mari, menciptakan negara dalam negara kami, dan menghasilkan keuntungan sebesar 2-3 triliun dollar, kemudian apa? Bagaimana dengan stadion yang akan dibangun? Total dananya bisa mencapai 2 trilliun dolar. Dana yang bisa kami gunakan sebagai dana pendidikan yang sangat penting buat generasi muda Brazil.

FIFA takkan meninggalkan warisan apapun pada kami, yang peduli adalah pantia lokal penyelenggara, mereka hanya peduli tentang yang terjadi di lapangan!