tevez - Bola-Dunia

Rencana Cadangan Juventus

Rencana Cadangan Juventus

Juventus berencana meningkatkan upaya untuk mendaratkan striker Manchester City, Carlos Tevez. Tevez direncanakan menjadi rencana cadangan  Juventus jika mereka gagal mendapatkan pemain Fiorentina, Stevan Jovetic. Juventus bersaing dengan Arsenal dan Chelsea untuk mendatangkan pemain berusia 23 tahun itu.tevez - Bola-DuniaBerita Bola Dunia – Kontrak Tevez bersama Manchester City bersisa setahun lagi, Tevez bersama Javi Garcia, Edin Dzeko, dan Joleon Lescott dimasukkan ke dalam daftar jual City. Di London, Harry Redknap juga menginginkan kedatangan Wayne Bridge yang kontraknya habis akhir musim ini. Sementara manajemen klub asal Greater Manchester itu berencana mendatangkan bek Real Madrid yang mulai jarang mendapatkan kesempatan bermain, Pepe dan rising star Malaga, Isco.

Jovetic, 23, ditaksir bernilai 30 juta Euro dan Juventus khawatir mereka akan kesulitan untuk mengalahkan penawaran Chelsea. Pemain asal Montenegro ini tampil ciamik untuk membawa Fiorentina bertarung dengan AC Milan memperebutkan peringkat ketiga – batas akhir Liga Champions – hingga pekan-pekan terakhir Serie-A Italia.

Jovetic bersama trio lini tengah yang unik dalam racikan formasi ultra-ofensif Vincenzo Montella membuat Fiorentina menjadi tim paling menghibur sejak AS Roma ditinggal Luciano Spalleti. Dalam formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 Jovetic berfungsi sebagai link-up play dan creator peluang di final third lawan. Dia dapat bermain sebagai striker tunggal, tapi posisi paling ideal baginya adalah sebagai second striker. Gerak dengan dan tanpa bola Jovetic membuat serangan Fiorentina yang dimotori oleh tiga playmaker sekaligus – Borja Valero, David Pizzaro, Alberto Aquilani – menjadi makin tajam dan berbahaya.

Berita Bola Dunia – Selain memburu Jovetic dan Tevez, Juventus juga memiliki Gonzalo Higuain dalam daftar rencana perekrutan striker untuk musim depan. Manajemen la Vecchia Signora memang bergerak sangat agresif di bursa transfer kali ini. Mereka bergerak  cepat untuk menutupi kelemahan Juventus di musim lalu, yakni inkonsistensi di lini depan.

Kedatangan Tevez – bila Jovetic lepas – akan menyempurnakan skema 3-5-2 ala Antonio Conte yang di beberapa pertandingan terakhir musim ini bermain dengan 3-5-1-1. Tevez atau Jovetic yang berduet dengan Llorente di musim depan akan menakutkan tim manapun yang bertanding. Tipe permainan Llorente yang kuat di udara dan lincah dalam drible, kuat dalam link up play, khas penyerang Nomor 9 akan bersanding dengan Jovetic/Tevez yang berfungsi sebagai striker all around. Juventus yang memiliki lini tengah paling kuat di Italia akan mencetak lebih banyak gol lagi. Di musim ini mereka tercatat sebagai tim paling banyak melakukan tembakan langsung ke gawang, tapi gagal menjadi tim produktif. Juventus kalah dari Napoli dalam urusan menjebol gawang lawan. Napoli, meski menghasilkan jumlah shoot-on-target yang lebih sedikit, punya seorang Edinson Cavani yang menjadi top skor serie A dengan 26 gol. Musim ini Cavani mencetak 30,69% gol Napoli di semua pertandingan. Juventus musim ini tak memiliki pemain depan sedominan Cavani, walhasil tabungan gol Juventus dibagi rata ke semua pemain.

Nama-nama penyerang yang menghiasi line-up Juventus seperti Nicklas Bendtner, Alessandro Matri, Sebastian Giovinco, dan Fabio Quagliarella tak sanggup mencetak gol sebanyak dua digit. Top skorer Juventus, Mirko Vucinic “hanya” mencetak 10 gol, sama dengan jumlah gol gelandang Juventus Arturo Vidal. Kegagalan merekrut striker berkualitas musim lalu dijadikan pelajaran oleh manajemen Juventus sebagai persiapan musim depan. Rekrutan gagal di musim itu adalah Nicklas Bendtner yang menjadi cadangan tetap di Arsenal dan Nicolas Anelka – the biggest flop – yang tak menambah kualitas apapun di lini depan Juventus selain makan gaji buta.